Oleh : Yhuda Arifin
Ig : @Aduhy_
“Wahai Para Guru Al-Qur’an”, “Wahai Para Pembaca Al-Qur’an”, dan “Wahai Para Pembelajar Al-Qur’an”
Resapi dan hayati nasihat dari Imam Abu Musa Muzahim Al-Khaqqaniy (W. 325 H) dalam Nadzham beliau :
Berkata Imam Al-Kaqqany : وَمَن يُقِمِ ٱلقُرآنَ كَالقِدحِ فَليَكُن * مُطِيعًا لِأَمرِ ٱللّٰهِ فِى ٱلسِّرِّ وَٱلجَهرِ “Maka siapa saja yang mampu menegakkan redaksi-redaksi (Melafadzkan) Al-Quran sebagaimana ia menegakkan anak panah yang tidak ada kebengkokan padanya, maka sudah semestinya ia menjadi orang yang menaati seluruh perintah Allah, baik dalam keadaan sepi ataupun ramai.” |
An-Nazhim menegaskan. Bahwa siapa saja yang membaca juga mempelajari Al-Qur’an. Dan berupaya menegakan bacaanya dengan kaidah-kaidah tajwid Al-Quran yang Fasih, Seperti “Busur yang menancap lurus tanpa bengkok.” Maka saat itu pula ia adalah orang yang harus segera menjadi hamba Allah yang menaati perintah-perintah Nya dengan mengamalkan Kandungan yang ada di dalam Al-Qur’an. |